Tampilkan postingan dengan label FIQIH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FIQIH. Tampilkan semua postingan

Senin, 04 Juli 2011

Zakat


         Pengertian Zakat
Menurut bahasa kata Zakat (zakah) mengandung banyak arti, antara lain keberkahan, kesucian, kebaikan dan kesuburan. Berasal dari kata zaka yakni kata kerja untuk masa lalu dan yazku  kata kerja masa sekarang dan mendatang, yang berarti bertambahnya jumlah sesuatu atau tanaman dengan subur. Adapun kata zakiy digunakan untuk menyebut seseorang yang berbuat baik, terpuji, terpercaya atau kebajikan  dan sebagainya.
Zakat menurut istilah agama islam ialah kadar harta yang tertentu, yang wajib dikeluarakn oleh seseorang yang diberikan kepada yang memerlukan seperti fakir, miskin, serta untuk kepentingan nggota masyarakat lainnya yangmemerlukan bantuan dan berhak menerimanya, dengan beberapa syarat dan ketentuan untuk pemberi dan penerimanya. Disebut demikian, karena zakat memberikan kesuburan dan kebersihan serta keberkahan dalam harta tersebut. Seperti tanaman yang dibersihkan dari  hama sehingga tumbuh subur.[1]

         Dalil Al-Qur’an dn As-susnah tentang Zakat
Sebagai salah satu rukun islam yang lima. disebutkan dalam al-qur’an sebanyak tiga puluh dua kali dalam Al-Qur’an, dan juga dalam Hadits. Namun dalam hal ini penulis hanya menuliskan sebagian ayat-ayat dan hadits yang berkenaan dengan zakat.
1. Diantaranya adalah Firman Allah SWT
QS Al-Baqarah 2:43
Artinya: “,,,dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan rukulah dengan orang-orang yang ruku’.” (QS. Al-Baqarah 2:43)
Dalam surat At-Taubah 9:103
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا
Artinya: “Ambillah dari harta mereka sedekah(zakat) untuk membersihkan mereka dan menghapuskan kesalahan mereka.” (A-Taubah 9:103)
Juga dalam surat Al-Baqarah 2:277
Artinya:”Sesungguhnya orang-orang beriman serta mengerjakan kebaikan, melakukan shalat, membayar zakat, mereka itu memperoleh ganjaran disisi allah, mereka tiada akan takut dan berdukacita.” (Al-Baqarah 2:277)
2. Diantaranya Sabda Nabi Muhammad SAW
بُني الإسلام على خمس: شهادة أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله، وإقام الصلاة، وإيتاء الزكاة، وصوم رمضان، وحج البيت
Artinya: ”Islam itu di tegakkan di atas 5 dasar: (1) Menyaksikan tidak ada tuhan selain Allah, dan bahwasannya nabi Muhammad itu utusan Allah.(2) Mengerjakan shalat lima waktu.(3) Membayar zakat.(4) engerjakan Haji.(5) Berpuasa dalam bulan Ramadhan”.(Sepakat ahli Hadits).[2]           
Dan Sabda Nabi Saw, ketika mengutus Mu’adz ke Yaman,
”Beri tahulah mereka bahwa Allah telah mewajibkan  dikeluarkannya sedekah dari harta-harta mereka, yang diambil dari para hartawan mereka untuk diberikan kepada fakir-miskan diantara mereka
[url=https://www.auroramine.com/?ref=40416][img]https://www.auroramine.com/assets/images/banner/b2.gif[/img][/url]